Darto sudah duduk di ruang makan, dia melihat Amina berjalan lesu menuju ke ruang makan sambil melamun. Darto bisa menebak dari ekspresi wajah Amina saat ini, Amina merasa tidak senang melihat Devan dan Yuyun baik-baik saja sementara hubungan antara dirinya dengan Darto ada Yuyun di dalamnya. “Bu,” tegur Darto pada Amina. Amina menoleh ke arah Darto lalu menarik kursi dan duduk di seberang meja makan di mana Darto duduk, tidak seperti biasanya dia duduk di samping Darto. Melihat Amina melakukan itu Darto langsung menghela napas panjang. Dia merasa Amina sengaja menjaga jarak dengannya karena perdebatan sebelumnya. Ditambah lagi Amina terus menekuk wajahnya seolah-olah tidak ingin berbaikan dengan Darto. “Ibu masih marah sama aku?” tanya Darto pada Amina. “Memangnya kenapa? Apa aku nggak boleh marah sama Bapak? Lagian ada Yuyun yang selalu bisa menggantikan posisiku di ranjang!” gerutu Amina dengaan suara pelan karena dia cemas ada ya
Read more