Alfan benar-benar tidak habis pikir. Dalam hati dia mengeluh, 'Kenapa ada wanita sebodoh dan setolol ini di dunia? Memangnya kenapa kalau dia berasal dari Provinsi Sargana?'Provinsi Sargana memang tidak bisa dibandingkan dengan ibu kota, tetapi kemampuan medisnya jelas bukan sesuatu yang bisa ditandingi dokter-dokter biasa di sini.Melihat situasi itu, Elena menarik lengan Alfan lalu berkata, "Dik, karena mereka nggak menghargai niat baikmu dan malah memandang rendah kita, urusan ini nggak ada hubungannya lagi dengan kita."Ellie juga ikut berkata, "Kak, urusan yang bukan tanggung jawab kita nggak perlu ikut campur. Lebih enak kembali minum dan mengobrol saja."Alfan menoleh sekali lagi ke arah anak kecil itu. Mata anak itu sudah mulai memutih, wajahnya membiru keunguan, dan dia sudah berada di ambang kehabisan napas. Kalau terus begini, jangankan lima menit, tiga menit saja mungkin tidak akan bertahan.Sementara itu wanita berpakaian mewah tadi menoleh ke pelayan dan bertanya, "Bukan
Read more