Dalam perjalanan pulang, Alfan menerima telepon dari Fathan, Panglima Tertinggi Wilayah Militer."Dik, tadi aku lagi rapat penting sama pemimpin tertinggi Negara Drakoria, jadi aku nggak bisa datang langsung membelamu. Karena itu aku mengutus kepala pelayanku ke sana. Dia bilang semuanya sudah selesai." Suara Fathan di telepon terdengar sangat ramah."Kak, semuanya sudah selesai dan penyelesaiannya juga sangat sempurna.""Bagus kalau begitu. Aku masih cukup sibuk sekarang. Setelah urusanku selesai dan ada waktu, aku akan datang menemuimu. Mulai sekarang, siapa pun yang berani cari masalah sama kamu, beri tahu aku. Cukup satu panggilan telepon. Siapa pun orangnya, aku akan membuatnya menerima ganjarannya."Alfan segera menjawab, "Terima kasih, Kak. Aku mengerti.""Baiklah, aku lanjut kerja dulu. Kita ngobrol lagi nanti."Setelah telepon ditutup, Alfan berpikir bahwa kejadian hari ini benar-benar beruntung berkat bantuan Fathan. Jika tidak, masalahnya pasti akan sangat sulit diselesaikan
Read more