Suasana sudah sampai titik seperti ini, Salem juga tampaknya sudah tidak punya jalan mundur lagi. Terlebih lagi, dia cukup percaya diri dengan kemampuan medisnya sendiri.Namun, dia juga tahu bahwa di dunia ini tidak ada hal yang benar-benar pasti menang, jadi dia berkata, "Desta, kita boleh bertanding ilmu pengobatan, tapi syaratnya harus diubah sedikit.""Pak tua, kamu takut ya?" Desta tertawa terbahak-bahak."Aku nggak takut. Aku hanya merasa ini nggak adil. Karena kamu mengincar klinik keluargaku, kalau aku kalah, aku bisa memberikannya kepadamu. Tapi mengincar cucuku jelas nggak boleh. Kalau cucuku menikah, dia hanya akan menikah dengan pria sejati."Desta tertegun sejenak, lalu tertawa keras."Baik! Kalau begitu aku ubah lagi syaratnya. Kalau kamu kalah, aku mau klinikmu. Kalau aku kalah, apa pun yang kamu minta akan kupenuhi.""Baik, kalau begitu mulai."Salem berjalan turun dari tangga.Saat itu, Desta kembali berteriak kepada kerumunan di bawah, "Semua yang ada di sini jadi sa
Read more