'Wanita ini mau apa? Jangan-jangan mau membuka kamar, menggunakan tubuhnya untuk menambah energi negatifku?'Meskipun Alfan memiliki fisik kultivator, dia tetap seorang pria. Seorang pria dengan tubuh kuat dan pernah memiliki satu kali pengalaman.Semalam saat bersama Rhea, perasaan antara hidup dan mati itu membuatnya sulit melupakan kejadian itu. Dia melayang seperti dewa, tak mampu mengendalikan diri.Jika Diana menggunakan tubuhnya untuk menambah energi negatifnya, haruskah Alfan menerimanya atau tidak? Alfan sedikit bimbang, juga sedikit bingung.Pada saat itu, Diana sudah sampai di depan meja resepsionis. Dia mengeluarkan ponselnya, memindai kode, lalu membuka satu kamar.Diana memegang kartu kamar, lalu berbalik dan melambaikan tangan kepada Alfan.Melihat pipi Diana yang kemerahan, bibirnya yang merona, lehernya yang jenjang, serta tubuhnya yang montok, jantung Alfan seketika berdegup kencang."Bu Diana, ini ....""Jangan bicara. Demi menyelamatkan putriku, aku nggak punya pili
Magbasa pa