"Apa?" Sejenak, suasana di dalam mobil menjadi sunyi. Adam dan Liliana saling menatap, kemudian menoleh ke belakang secara bersamaan, namun tidak bisa melihat dengan jelas. "Mereka ada di belakang mobil pengawalan kita," sambung sopir itu lagi. "Kak, bagaimana ini?" tanya Liliana sedikit cemas. Adam berpikir dengan cepat dan akhirnya menemukan ide. "Aku akan minta bantuan Dexter," bisiknya pelan, dan Liliana mengangguk setuju. Adam merogoh ponsel dari saku jasnya, kemudian menggulir layarnya dengan cepat mencari nama Dexter di sana. Begitu nama itu muncul, ia segera menekan tombol panggil dan menempelkan ponsel ke telinganya. "Dex, kami butuh bantuanmu, kawan," ucap Adam tanpa basa-basi begitu sambungan terhubung. Suaranya rendah namun tegas, berusaha menyembunyikan getaran kecemasan agar Liliana tetap tenang. "Bantuan apa, kawan?" "Aku dan Liliana dibuntuti." Adam menjelaskan dengan cepat dan singkat tentang apa yang sedang mereka alami. Dexter memahami situasinya dengan si
続きを読む