"Tadi siang kau makan banyak?" tanya Dominic, di mana saat ini dia ada di kamar, bersama dengan Anaya yang sedang merajut. Ck, istrinya ini memang serba bisa. Pantas saja seseorang menggilainya. Orang itu adalah …- "U'um." Anaya menganggukkan kepala sambil senyum manis pada Dominic, "aku makan banyak. Tenang saja, Mas." "Aku tidak." Dominic berkata datar, meraih gulungan benang wol lalu melempar pelan ke arah wajah Anaya. Anaya mendongak, menatap campur aduk pada Dominic. Ck, ada apalagi dengan pria ini? Perasaan Dominic sangat suka menggangunya, apapun kegiatan Anaya. Kemarin, saat Anaya membaca novel, Dominic merebut novelnya lalu menbolak-balik secara acak. Sekarang, saat Anaya merajut, pria ini juga mengganggu. "Kalau kau marah, berarti kau ingin kucium," ujar Dominic, menyunggingkan smirk tipis sambil menatap Anaya yang sedang memasang wajah kesal. Dominic menganbil gulungan benang wol warna lain kemudian kembali melemparnya ke arah Anaya. "Aku tidak marah kok, Mas. Ta
Last Updated : 2026-06-09 Read more