Cahaya kebiruan dari puluhan layar monitor mendominasi ruang kerja Malik di penthouse Apex Tower. Pria itu berdiri tegak dengan segelas bourbon di tangan kirinya, sementara mata kelamnya menatap tajam ke arah grafik data yang terus bergerak di salah satu layar utama.Suara pintu mahoni yang diketuk perlahan memecah keheningan. Tariq, kepala keamanan sekaligus algojo kepercayaan Malik, melangkah masuk dengan raut wajah kaku."Tuan Malik, maaf mengganggu waktu Anda," ucap Tariq seraya menunduk hormat.Malik tidak menoleh. Ia menyesap bourbonnya perlahan. "Bicaralah, Tariq. Kecuali klan Rusia memutuskan untuk membakar pelabuhan kita malam ini, kamu tahu aku benci diganggu.""Ini tentang adik Anda, Tuan," lapor Tariq, melangkah lebih dekat ke meja eboni. "Ada anjing yang mencoba mengendus sistem kita. Tadi malam, seseorang mencoba meretas firewall berlapis dari Dark Holdings dan server utama Klinik St. Jude."Seringai tipis terbentuk di sudut bibir Malik. Ia akhirnya memutar tubuh, menata
Last Updated : 2026-03-24 Read more