101Jalinan waktu terus bergulir. Sore itu, Zhao Yìchen dan banyak anggota keluarga Adhitama lainnya, tengah berada di terminal keberangkatan luar negeri, khusus untuk jemaah haji ONH plus plus. Mereka hendak mengantarkan Wirya dan Delany, yang akan berangkat ke tanah suci, bersama Zulfi, Sabrina, Alvaro, Mayuree, Yanuar, Malanaya, Zein dan Hendri. Serta beberapa asisten mereka. Zhao Yìchen memandangi perempuan berjilbab putih, yang tengah memeluk Bayazid, Marwa, dan Zayd. Isakan Delany nyaris tidak berhenti, dan itu membuat semua pengantar turut terharu. Setelah Delany menjauhkan diri, Rangga segera menggendong Zayd. Delany berpindah untuk menciumi pipi Tadya, anak Rangga, dan Dilbaz. Perempuan bermata sipit itu kembali sesenggukan dalam pelukan Irshava, dan Zaheera, istri Rangga, yang telah pulang dari London dan menetap di Jakarta bersama sang suami, sebelum lebaran kemarin. Kala Delany berpindah untuk menyalaminya dengan takzim, Zhao Yìchen memeluk adiknya yang kembali terisak
Read more