Keesokan paginya, sebelum fajar benar-benar menyingsing, keheningan di kamar utama kediaman Bayu dan Maudy pecah oleh suara langkah tergesa-gesa. Maudy kembali terserang morning sickness, namun kali ini kondisinya jauh lebih mengkhawatirkan daripada hari-hari sebelumnya.Tidak sekadar mual biasa, Maudy terus memuntahkan cairan lambung hingga tubuhnya lemas tak bertenaga. Wajahnya pucat pasi, keringat dingin membanjiri pelipisnya, dan pandangannya mulai berkunang-kunang akibat rasa pusing yang teramat hebat.Melihat sang istri yang nyaris pingsan di pelukannya di lantai kamar mandi, kepanikan melanda Bayu. Tanpa membuang waktu untuk bersiap-siap ke kantor, Bayu langsung menggendong tubuh lemas Maudy, membawanya masuk ke dalam mobil premium mereka, dan melesat membelah jalanan fajar menuju rumah sakit terbaik di kota.Sesampainya di rumah sakit, Maudy segera dilarikan ke ruang tindakan dan langsung dipasangi infus untuk mengganti cairan tubuhnya yang habis dikuras. Dokter spesialis k
Baca selengkapnya