Setiap kali pandangannya mendarat pada nominal satu miliar rupiah di layar ponselnya, dada Evan berdebar keras. Uang sebesar itu bisa mengubah jalan hidupnya secara instan. Namun, makin ia merenungkannya, makin keras pula logika bertahan hidupnya menampar kesadaran tersebut. Menyerahkan Evelyn kepada Bayu demi mengincar uang itu bukanlah jalan keluar yang aman, melainkan pintu menuju kehancuran dari dua arah sekaligus.Di satu sisi, Rio adalah sosok bertangan dingin yang tidak pernah memberi ampun kepada siapa pun yang membelot. Pengkhianatan terhadap Rio sama saja dengan mencetak tiket mati. Karena jaringan gelap pria itu pasti akan memburunya ke mana pun ia melarikan diri. Di sisi lain, jika enyerahkan Evelyn langsung ke tangan Bayu juga mengandung risiko yang tak kalah fatal. Bayu bukanlah orang sembarangan. Jika Papanya Evelyn itu mengetahui bahwa pria dewasa di hadapannya inilah yang telah memanipulasi, membohongi, dan menyekap putri tunggalnya hingga trauma berat, Bayu dipasti
Read more