Sejak perayaan 40 hari yang megah itu usai, atmosfer di kediaman Adrian berubah menjadi ganjil. Yasmina, yang biasanya penuh kelembutan, memilih untuk menarik diri. Ia menghindari interaksi yang tidak perlu dengan suaminya.Bukan karena benci, melainkan karena rasa jengkel yang membuncah akibat pertanyaan-pertanyaan absurd Adrian yang meragukan kesetiaannya. Yasmina memilih diam sebagai bentuk protes bisu; ia membiarkan Adrian tenggelam dalam labirin kecurigaan dan ketidakpercayaannya sendiri.Meski begitu, pengabdiannya sebagai istri tidak luntur. Setiap pagi, sebelum matahari benar-benar naik, Yasmina sudah berada di dapur, meracik bumbu dan memasak sarapan kesukaan Adrian dengan tangannya sendiri. Ia menyiapkan pakaian, memastikan vitamin suaminya tersedia, namun semua dilakukan tanpa sepatah kata pun.Adrian sendiri, yang terjebak dalam mode "Beruang Kutub", seolah tidak menyadari perubahan sikap istrinya. Baginya, keheningan Jasmine adalah ruang yang ia butuhkan untuk terus membe
Last Updated : 2026-03-20 Read more