"Mau pipis lagi, Sayang? Hm?" goda Samudera dengan suara deep-nya yang bergetar seksi, terdengar sangat provokatif di telinga Seraphine. "Seenak itu ya punya aku di dalam sana sampai bikin kamu mau pipis lagi?""Sam! Jangan dibahas... lepasin, aku beneran nggak kuat," rengek Seraphine, memukul lengan Samudera dengan sisa-sisa kekuatan yang dia punya."Nggak apa-apa, keluarin aja di sini, Sayang," bisik Samudera dengan suara deep-nya yang terdengar menghipnotis. Ia memajukan wajahnya, mengecup kelopak mata Seraphine yang basah oleh air mata gairah."Nggak mau, Sam! Kotor! Nanti mejanya basah... lepasin, Samudera! Aku mau pipis!" pekik Seraphine panik, mencoba mengapit kedua pahanya untuk menahan dorongan dahsyat yang bergejolak di perut bagian bawahnya."Nggak usah ditahan, Sayang. Keluarin aja," bisik Samudera serak, suaranya terdengar begitu rendah dan manipulatif di telinga Seraphine. Ia merunduk, menggigit gemas cuping telinga istrinya hingga wanita itu memekik. "Itu bukan pipis, b
Read more