“Atmarani! Bukankah dia gadis tercantik yang dijuluki kembang kematian?”“Be-benar, wah tidak kusangka ternyata dia juga mengikuti ujian.”“Hahaha, mana dia? Aku tidak sabar ingin melihatnya.”“Sial! Mengapa tidak aku saja yang bertarung bersamanya, aku akan suka rela mengalah asal bisa melihat kecantikannya dari dekat.”“Ini dia pertarungan yang kita tunggu-tunggu, kudengar Atmarani memiliki kesaktian di atas peserta lain dengan kemampuan unik pengendalian air, aku tidak sabar ingin menyaksikannya.”“Kembang kematian naik arena, hahaha, tidak sia-sia aku datang ke sini.”Satu persatu semua penonton mengungkapkan rasa penasarannya terhadap Atmarani di mana kecantikan gadis itu memang sangat terkenal di kerajaan Dashaloka.Bahkan para peserta lain juga ikut berbisik mengutarakan pendapatnya.“Cih, beruntung si Jayastu itu, sial! Padahal sudah lama aku ingin bertemu dengan Atmarani,” umpat Samosir kesal.“Benar, tidak kusangka ternyata selama ini dia ada di antara kita,” Sambas mengepal
Read more