Home / Fantasi / Legenda Tongkat Semesta Bagian 2 / Bab 21 Pertarungan Tidak Seimbang

Share

Bab 21 Pertarungan Tidak Seimbang

Author: Pujangga
last update Last Updated: 2026-03-07 23:41:44

Malam berlalu terkikis oleh pagi yang menyongsong, udara kota Ganestaloka begitu sangat dingin menyucuk membuat beberapa pendekar harus menggunakan energi tenaga dalam agar tidak membeku.

“Salju? Dunia macam apa ini? Mengapa cuaca tiba-tiba berubah di musim kemarau?” gumam Lintang yang baru keluar dari semedinya.

Seperti biasa, dia selalu menghabiskan malam dengan latihan. Lintang tidak pernah membuang waktu dengan percuma karena dia harus bisa lebih kuat dan kuat lagi.

Palwa yang mendengar gum
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 60 Samhu Sang Raja Raksasa

    Jaya Angkara dan 19 pilar lain masih bertarung sengit melawan para komandan tempur pasukan dewa kegelapan.Sementara para ketua bertarung melawan pemimpin kelompok pembunuh yang jumlahnya mencapai 40 orang.Tidak jauh dari sana ada Batara Sangga Dara bersama ketua Jalidra, Tantula, Ki Kekes, ketua Sona, dan para ketua perguruan lain yang ikut membela Sekte Pedang Kahuripan sedang berusaha menahan pasukan musuh agar tidak mendekati pagoda.Mereka awalnya dibantu oleh 10.000 pendekar sekte dan para murid berbagai perguruan. Tetapi sebagian dari mereka telah tewas dibantai pasukan musuh.Selain pasukan Dewa Kegelapan dan kelompok pembunuh, ternyata para bangsawan juga memiliki pasukan khusus yang juga secara terbuka menyatakan perang terhadap sekte.Membuat Sekte Pedang Kahuripan sedang benar-benar terkepung dari segala sisi.Resi Gundawarma memang sudah menduga bahwa masalah ini pasti ada sangkut-pautnya dengan para bangsawan.Namun dia sungguh terkejut ketika mendapati para bangsawan j

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 59 Kekalahan Pasukan Sekte Pedang Kahuripan

    Andai Atmarani telah menguasai energinya secara sempurna, mungkin dia bisa memanggil lebih banyak pasukan air dari dalam dunia dewa kuno.Tetapi apa daya, gadis itu masihlah pendekar pemula yang harus menempuh pelatihan panjang.Alhasil, setelah mengeluarkan 100 prajurit air. Atmarani tumbang tidak sadarkan diri.“Rindama, lindungi dia!” pinta Lintang.“Ta-tapi tuan?” Rindama bingung karena jika dia pergi, maka pemimpin pasukan musuh akan menghampiri Lintang.“Lakukan saja!” tegas Lintang yang masih memegangi dadanya.“Ba-baik,” Rindama segera melesat menghampiri tubuh Atmarani.Beberapa peserta ujian mulai ada yang tewas, mereka gugur secara terhormat dengan terus bertarung tanpa memedulikan luka di tubuhnya.“Sial! Ini tidak lagi bisa dibiarkan,” umpat Lintang.Sedari tadi dia menahan kekuatannya karena tidak ingin ada yang menyadari bahwa dirinya adalah putra Galuh.Di mana jika Lintang melakukan itu, maka energinya pasti akan terasa ke luar pagoda, dan jika ditemukan pasukan musu

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 58 Kekuatan Dewa kuno Atmarani

    Karena kalah jumlah, pasukan iblis mulai terpojok. Meski pun Lintang membantu mengurangi jumlah mereka secara besar-besaran, tapi korban dipihaknya tetap saja ada.Satu persatu pasukan iblis bergelimpangan meregang nyawa, mereka tidak mampu menghadapi pasukan musuh yang memang memiliki kekuatan jauh di atasnya.Namun hal itu justru menjadi bumerang bagi pasukan Dewa Kegelapan di mana saat ada pasukan iblis yang tewas, maka akan muncul dua iblis lain entah dari mana.Sehingga semakin lama, pasukan iblis malah bertambah semakin banyak membuat pasukan dewa kegelapan mulai kewalahan.Kekuatan pasukan iblis memang lebih rendah dari mereka, tapi jumlah pasukan yang terus bertambah akan menjadi petaka.Rindama sebagai pemimpin tertinggi bangsa iblis perak tertawa terbahak-bahak.“Cepat kepung mereka dan jangan biarkan hidup!” teriak Rindama memberi perintah.“Baik!” seru semua pasukan tanpa rasa takut.Tidak ada orang lain yang dapat mengerti bahasa mereka selain Lintang. Termasuk para pasuk

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 57 Kekuatan Tongkat Semesta

    Melihat ada 9 Lintang yang berkelakuan nakal, Indrayan dan Palwa membelalakkan mata dengan mulut mengaga tidak bisa berkata-kata.Begitu juga dengan puluhan peserta lain, mereka masih mematung menatap 9 bayangan Lintang dengan pandangan tidak percaya.Di sana mereka menyaksikan ada dua karakter berbeda dengan kemampuan yang sama.Yang satu merupakan sosok pelindung dengan karisma menyejukkan, sementara 9 lainnya adalah gambaran kenakalan dan kebencian yang terlihat menyebalkan.Sementara Atmarani sudah mengepalkan tangan sedari tadi, dia marah, dia geram, dia ingin sekali memukul Lintang.Tetapi entah mengapa, mendengar Sembilan bayangan Lintang yang nakal memuji-nya. Hati Atmarani seakan berbunga-bunga.Terlebih saat mereka bertikai memperebutkannya, entah mengapa Atmarani seperti menjadi satu-satunya gadis yang paling beruntung.Namun ketika melihat Lintang yang asli marah dan memaki bayangannya, hati Atmarani kembali redup.Entahlah, setiap orang pasti miliki keinginan terdalam. Mu

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 56 Jurus Sihir Penciptaan

    Badai dan petir tiba-tiba tercipta menghempaskan apa pun yang ada di sana.Pohon, rumput, bahkan bebatuan di hutan perak lenyap berganti padang gersang dengan banyak rekahan besar di atas permukaan tanahnya.Beruntung pasukan iblis dan para peserta masih bisa bertahan dengan melapisi tubuh mereka menggunakan energi.Andai yang ada di sana adalah manusia biasa, maka sudah pasti akan ikut lenyap bersama pepohonan.“Aku sudah tahu kalian pasti akan datang, baiklah! Tidak ada jalan lain selain melakukan perang, makhluk biadab seperti kalian memang harus dilenyapkan,” ucap Lintang.Suaranya menggema ke seluruh wilayah padang gersang di mana dia berbicara menggunakan energi.“Indrayan, Palwa, dan kalian semua pendekar dewa. Bersiaplah! Musuh kita sesungguhnya telah hadir di depan mata,” ungkap Lintang.“Hidup hanya satu kali tetapi kehormatan akan abadi! Pergi dari sini menjadi pecundang, atau berjuang bersamaku mencapai kehormatan,” ucap Lintang.Mendengar itu, Indrayan, Palwa, dan semua d

  • Legenda Tongkat Semesta Bagian 2   Bab 55 Pasukan Monster Berkepala Tawon

    Terdapat sekitar 5000 pasukan dewa kegelapan yang kini tengah mengepung kelompok Lintang.Mereka adalah bawahan dari Kuradala yang selama ini dia bawa jauh dari negeri para monster.Pasukan itu memiliki kanuragan tinggi dengan senjata gada besi yang memancarkan aura hitam dari energi kegelapan.Berbeda dengan pasukan pertama, kali ini pasukan tersebut memiliki wujud aneh seperti serangga.Bertubuh tinggi sekitar 2 meter dengan mengenakan berzirah besi hitam yang terlihat sangat kuat.Sedang kepala mereka mirip sekali kepala tawon dengan dua gigi capit tajam di antara sisi bibirnya.Bermata merah bulat besar menyala hampir menutupi wajah yang dipenuhi bulu.Sedang badan mereka sedikit bungkuk dengan dua tangan dan dua kaki layaknya manusia. Tetapi mereka memiliki ekor panjang yang dipangkal ekor tersebut terdapat nyengat tajam beracun.Tentu saja Lintang langsung melebarkan mata mendapati pasukan itu di mana dia dapat merasakan energi dewa kegelapan dari tubuh mereka.“Celaka! Tidak ku

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status