Cukup lama Lintang berbincang di ruangan Resi Batara Gundawarma sampai Lintang lupa bahwa pertandingan ujian sudah kembali di mulai.“Celaka! pertarunganku,” Lintang menepuk jidatnya sendiri.Dia langsung berlari menuju pintu keluar karena khawatir namanya sudah terpanggil sedari tadi.“Ke mana kau anak muda? Jangan lari dari tanggung jawabmu,” teriak Batara Sangga Dara.“Tentu saja ke arena pertarungan, untuk tanggung jawabku, tanyakan dulu pada putrimu,” seru Lintang tanpa menoleh. Dalam sekejap, dia sudah lenyap di balik pintu.Lintang pergi tanpa berpamitan membuat Resi Batara Gundawarma menggeleng.“Dia mirip sekali seperti Galuh, hahaha,” Resi Gundawarma tertawa.“Kau jangan terus menyebut namanya di depanku Resi tua, aku iri kepadamu karena tidak pernah bertemu dengan dia,” ketus Batara Sangga Dara.“Hahaha, mengapa mesti iri? Kau sendiri akan mendapatkan putranya,” Resi Gundawarma kembali tertawa.“Kau benar, hahaha,” Batara Sangga Dara juga akhirnya ikut tertawa.“Tunggu dulu
Read more