“Tenanglah! Kakakmu masih ada,” tunjuk Galuh ke arah bawah, membuat Arga langsung mengikuti petunjuknya.Dan benar saja, Arga dapat melihat tubuh Lintang sedang melayang terbaring jauh di bawah semesta.“Kakak, hahaha,” Arga tertawa.Dia senang mendapati kakaknya masih hidup, wush! Arga melesat menghampiri Lintang jauh di bawah sana.Tap!Pemuda itu dengan lembut menyangga tubuh Lintang yang sedang terkapar penuh luka, kemudian membawanya kembali ke sisi Galuh.“Apa ayah bisa memulihkannya?” tanya Arga.“Untuk sekarang tidak, energi regenerasiku telah habis,” jawab Galuh menggeleng.“Haisss, aku juga sama. Maaf kak,” ucap Arga.“Hahaha, tidak apa, adik kecil. Sebentar lagi juga akan sembuh dengan sendirinya,” Lintang tertawa.Mata Galuh waktu itu sudah berkaca-kaca, menatap Lintang lirih penuh kesedihan.“Terima kasih, putraku. Tanpamu kami tidak akan berhasil,” ungkap Galuh.“Tidak perlu sungkan ayah, itulah gunannya keluarga,” Lintang tersenyum sembari menahan semua kesakitan.“Baik
Read more