Yang bicara adalah menantu perempuan tertua Keluarga Geraldi. Istri Ezra. Kakak ipar Fajar, Anisa Suhardi. Dia berasal dari keluarga terpandang, putri sulung Keluarga Suhardi. Di Keluarga Geraldi, posisinya sangat tinggi. Mertua pun sangat menghargai dan sayang ke dia.Sama-sama menantu, namun perlakuan yang Anisa terima dan yang Joana terima benar-benar berbeda, bagai langit dan bumi.“Datang terlambat masih lebih mending daripada nggak datang sama sekali. Berbakti nggak diukur dari cepat atau lambat,” jawab Joana ringan, namun tepat sasaran.“Kamu!”Wajah Anisa langsung berubah, dia menatap Joana dengan penuh iri dan kesal.Benar, dia memang selalu iri ke Joana. Seharusnya, sebagai putri keluarga terhormat yang sah, disayang dan dihargai di rumah suami, Anisa nggak seharusnya iri dengan seorang anak nggak sah yang bahkan nggak dianggap oleh keluarga suaminya.Namun tetap saja, Anisa iri. Alasannya sederhana, Joana terlalu cantik. Meski latar belakangnya sempurna, wajahnya sendiri ter
閱讀更多