Tubuh Nayla rasanya langsung membeku begitu layar video call itu menyala. Napasnya tercekat, apalagi saat sadar kalau saat ini dirinya masih telanjang di atas ranjang dan hanya tertutup sebagian selimut.“Ya ampun,” bisiknya panik sambil buru-buru menarik selimut lebih tinggi menutupi tubuhnya.Namun sebelum Nayla sempat mematikan panggilan itu, suara langkah dari arah kamar mandi terdengar mendekat. Tak lama kemudian, Naufal keluar sambil mengusap rambutnya yang masih basah menggunakan handuk kecil.“Sayang, siapa yang menelepon?” tanyanya dengan santai.Nayla menoleh cepat dengan wajah merah padam.“I … ini … Dokter Reza.”“Hah?” Naufal mengernyit lalu mendekat. “Kok tumben Reza video call?”“Aku … aku nggak tau,” geleng Nayla cepat.Ia segera menyerahkan ponsel itu ke tangan suaminya dengan tergesa seolah itu adalah benda panas.Begitu melihat layar, Naufal langsung terkekeh kecil.“Buset, Reza. Malam-malam video call orang yang lagi honeymoon.” Naufal terkekeh, kemudian menggeser
Last Updated : 2026-05-20 Read more