Slurrpp! Slurrpp! “Ahhhh, Sayang. Jangan lama-lama ihh! Apa kamu nggak jijik terus menerus di bawah sana? Udah ahh!” Pinggul Nayla terangkat, seiring dengan tubuhnya yang menggeliat erotis.Kedua tangannya berusaha menahan dan mendorong kepala Naufal, karena lidah suaminya itu masuk semakin dalam ke gua basahnya.“Sayang, diem dong!" Gerakan Naufal terhenti sejenak. Ia mengangkat wajah dan menatap pada sang istri.“Aku tuh lagi asyik. Jangan didorong-dorong dong," protesnya.“Tapi kan … jijik. Penyakit aku ….”"Kamu udah sembuh ya. Punya kamu harum, gak becek dan berlendir parah seperti dulu lagi. Gak keputihan lagi, dan udah normal seperti Miss V pada umumnya. Bahkan punya kamu lebih harum, lebih bersih, dan lebih kesat. Okey?" “Tapi, Na ….”Sebelum sempat mengatakan itu, Nayla sudah terdiam karena bibirnya tiba-tiba dibungkam oleh bibir Naufal. Suaminya itu melumat habis bibirnya, dan tak berhenti di situ, Naufal juga melesapkan jari tengahnya ke dalam gua basah Nayla.“Ahhh!" Lag
Last Updated : 2026-05-15 Read more