“Mandi bareng? Nggak! Aku nggak mau!” Nayla menggeleng cepat."Kenapa nggak mau ih, Sayang? Kan kita ini suami istri,” bujuk Naufal yang kini terus menciumi telinga sang istri, lalu turun menjelajahi leher mulusnya."Naufal, kamu pasti mesum kalau mandi bareng! Aku capek!” sungut Nayla, berusaha mendorong wajah Naufal yang terus terus asyik menciumi Nayla.Namun, bukan Naufal namanya kalau tak mesum dan tak jahil pada sang istri. Karena Nayla terus menolaknya, ia bukannya menurut dan menyerah, melainkan justru segera mengangkat tubuh sang istri ke gendongannya secara tiba-tiba."Na, kamu apaan sih? Lepas!” pekik Nayla meronta, tetapi tak akan pernah dilepaskan oleh Naufal.Dokter tampan itu justru menggendong sang istri ke dalam kamar mandi. Refleks kedua tangan Nayla melingkar erat di leher Naufal, semata agar ia tak terjatuh.Bahkan tanpa melepaskan tubuh Nayla, Naufal mulai mengisi bath up dengan air hangat. Ia pun segera menuang sabun dan aromaterapi.Bisa melimpah mulai tercipta.
Última atualização : 2026-05-30 Ler mais