"Dia itu pinter banget, Nei! Walaupun sering bolos gitu, tapi posisi ranking 1 gak pernah ada yang bisa rebut dari dia!" Jelas Kara dengan lantang. Neira mengangguk, "oh gitu ya." Kara menyipitkan kedua matanya, "jangan-jangan lo suka dia!" Tanya Kara dengan lantang membuat Neira terlonjak merasa kaget. Neira memutar bola matanya malas, "itu dia tadi pd abis! Jauh-jauh deh dari manusia kayak gitu." "Yeu, pd itu bagus! Gak kayak lo, yang kerjaannya di kelas mulu. Main dek main!" Luna berjalan kearah meja mereka, sambil tersenyum ceria, "jeng jeng jeng! Ini punya Kara, ini punya Neira, dan ini punya Luna!" Ucapnya sambil duduk di kursi tempatnya. "Makasih ya, Lun." Ucap Neira dan Kara secara bersamaan membuat mereka bertiga tertawa riang. "Makan, biar kenyang!" Ucap Luna. Notifikasi masuk di ponselnya membuat Neira membukanya, pesan dari nomor baru berhasil mengalihkan perhatiannya. "Save gue masa depan lo." Gumam Neira di dalam hatinya, berani-beraninya orang ini mengir
Dernière mise à jour : 2026-03-08 Read More