Cahaya emas perlahan memudar.Ruangan kembali sunyi.Namun kesunyian itu terasa jauh lebih berat dibanding sebelumnya.Di hadapan mereka... Tiga sosok berdiri tanpa bergerak, tidak ada aura membunuh, tidak ada permusuhan. Yang ada justru sesuatu yang jauh lebih menyesakkan.Kemungkinan.Kemungkinan hidup yang tidak pernah mereka jalani.Elara menatap sosok dirinya sendiri.Rambut emas panjang tergerai hingga menyentuh lantai. Mahkota Matahari bertengger di atas kepalanya. Jubah putih keemasan menjuntai anggun, sementara di belakang punggungnya berputar dua belas lingkaran cahaya.Tidak ada luka, tidak ada air mata, tidak ada cincin pernikahan. Tatapannya tenang, namun kosong.Begitu kosong hingga membuat dada Elara sendiri terasa nyeri.Di sisi lain...Aelmon membeku. Di hadapannya berdiri Alpha lain, masih berambut hitam, masih bermata hijau, akan tetapi sorot matanya begitu dingin.
Read more