Morgan seketika menangkap tangan Maxim, menoleh ke arah pria itu.“Apa yang terjadi padamu? Kau mendadak diam setelah memakan kueku,” ujar Maxim sembari menarik tangannya.“Maaf.” Morgan melepaskan cengkeramannya, menatap Maxim, Dave, dan Sasa. “Aku hanya tiba-tiba teringat masa kecilku dulu. Kuemu sangat enak, Maxim.”Maxim, Dave, dan Sasa saling bertatapan sesaat. Mereka mulai menikmati hidangan, begitu pun dengan Morgan.“Apa itu tadi? Aku melihat kilasan peristiwa yang sangat cepat di pikiranku ketika memakan kue barusan,” gumam Morgan.“Aku harus segera pergi. Ibuku membutuhkanku sekarang.” Sasa berdiri dari kursi sembari mengelap bibir dengan tisu. Wanita itu sesekali menoleh pada Morgan.“Kau tidak boleh pergi sebelum kau membantuku mencuci piring, Sasa. Kau menghabiskan banyak makanan tadi.” Maxim menarik baju Sasa.“Lepaskan aku, Max! Kau sungguh menyebalkan!” Sasa memutar bola mata, memukul tangan Maxim berkali-kali. “Kau seharusnya juga menyuruh temanmu untuk membantu mencu
Last Updated : 2026-04-10 Read more