Bukan sebuah jawaban yang Chloe dapat, tapi tatapan sekilas dari pria dingin di sampingnya ini.Bodohnya Chloe bertanya, bukankah sudah jelas kalau Arley mungkin memata-matainya?Jika tidak, dari mana Arley tahu semua gerak-geriknya, ditambah Arley selalu muncul di tempat yang tak pernah Chloe duga.“Kenapa kamu tanya? Apa itu mengganggumu?” Chloe kembali bertanya, sikapnya kembali tenang.“Untuk apa kamu menemuinya?” Akhirnya pria dingin ini kembali bicara.Chloe menatap pada Arley yang sama sekali tak menoleh padanya. Dia menjawab, “Tentu saja karena ada keperluan.”Chloe menghela napas pelan, sebelum bicara lagi. “Bukankah kamu memata-mataiku, seharusnya kamu tahu apa yang kami lakukan.”Baru saja Chloe menutup mulut, dia dikejutkan dengan aksi Arley yang membanting stir ke kiri.Tubuh Chloe sampai terhuyung, begitu mobil berhenti di bahu jalan, tatapan Chloe langsung tertuju pada Arley.“Apa kamu gila? Bagaimana jika ada mobil dari sisi kiri? Apa kamu mau kita kecelakaan? Kalau k
Read more