Tenggorokan Permaisuri Liao serasa tercekik. Dia benar-benar kesulitan menjawab! Lantas, karena tak punya pilihan lain, Permaisuri Liao dengan gerakan cepat menuruni tempat tidur demi bersimpuh di bawah kaki Ibu Suri Guo. Katanya, “Ampun, Ibu Suri, Shu Lan salah, Shu Lan layak dihukum.” Ibu Suri Guo menghela napas berat. Permaisuri Liao mengulang kalimatnya. “Shu Lan salah, Shu Lan layak dihukum.” Wanita itu bahkan bersujud, sekaligus menjedotkan keningnya sendiri ke lantai. Xu Po turut bersujud mengikuti pergerakan junjungannya. Ibu Suri Guo sekali lagi menghela napas. “Shu Lan salah, Shu Lan layak dihukum.” Kalimat itu terus diulang-ulang, membuat siapapun bosan mendengarnya. Ibu Suri lalu mengisyaratkan tabib Xiong pergi. Dengan langkah penuh hormat, tabib Xiong melangkah mundur. Dan tepat setelah keper
Terakhir Diperbarui : 2026-05-19 Baca selengkapnya