Hari esoknya, Keira benar-benar disibukkan dengan jadwal kuliah yang padat. Sejak pagi, pikirannya dipaksa untuk fokus menghadapi lembar-lembar soal ujian yang cukup menguras otak. Beruntung, Keira mampu menyelesaikan ujian tersebut dengan lancar meskipun semalam ia sempat sulit tidur karena merindukan Arkana. Selesai ujian, Keira dan Siska memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar ke taman kampus sebelum pulang untuk menyegarkan pikiran. Di sana, mereka duduk di salah satu bangku taman di bawah rindangnya pohon sambil mengobrol ringan. Di tengah-tengah obrolan, Siska mendadak menyinggung soal keberangkatan beberapa dosen ke luar kota. "Eh, Kei, kamu tahu nggak? Kata anak-anak kelas sebelah, ada beberapa dosen perwakilan fakultas kita yang berangkat dinas luar kota dari kemaren. Pak Arkana juga ikut katanya." Keira sempat tertegun sejenak, namun ia dengan cepat menguasai ekspresi wajahnya. Ia menganggukkan kepala pelan, mengiyakan pertanyaan Siska dan menjawab sekenanya agar Siska t
Read more