Menjadi Istri Dosen Killer

Menjadi Istri Dosen Killer

last updateLast Updated : 2026-03-17
By:  WinterBlissUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
1 rating. 1 review
9Chapters
14views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Satu kata untuk hari pertama kuliah Keira: Bencana Satu kata untuk makan malam keluarganya: Kiamat ​Dijodohkan dengan Arkana Adhitama adalah mimpi buruk yang menjadi nyata bagi Keira. Arkana itu sedingin kutub utara dan sekaku kanebo kering, sangat bertolak belakang dengan jiwa Keira yang meletup-letup. ​Keira mencoba segala cara untuk kabur, namun Arkana justru mengunci langkahnya dengan alasan "bakti". Di antara dinding dingin yang dibangun Arkana dan sikap bar-bar Keira yang tak terduga, akankah muncul sebuah rasa? Ataukah pernikahan ini hanya akan menjadi medan tempur tanpa akhir?

View More

Chapter 1

Hari sial Keira

Suara alarm dari ponsel Keira Olivia sudah menjerit untuk yang kesepuluh kalinya, sebuah melodi bising yang akhirnya berhasil memaksanya meloncat dari tempat tidur. Matanya membelalak melihat angka 07.45 di layar. Hari ini adalah hari pertama semester baru, dan jadwal pertamanya adalah kelas dari dosen yang rumornya sanggup membuat mahasiswa paling berani sekalipun gemetar: Arkana Adhitama.

​Dengan gerakan tangkas, Keira bersiap secepat kilat. Meski dikenal sebagai gadis yang ceria dan sedikit "bar-bar"—sering bertindak tanpa pikir panjang dan punya energi yang meledak-ledak—Keira tetaplah gadis yang tahu cara menempatkan diri. Ia mengenakan kemeja putih bersih yang dipadukan dengan celana kain rapi. Rambut panjangnya ia biarkan tergerai, disisir rapi hingga berkilau.

​Namun, keberuntungan sedang tidak berpihak padanya. Jalanan Jakarta yang kacau membuatnya tiba di depan ruang aula Fakultas Ekonomi saat pintu kayu besar itu sudah tertutup rapat. Keira mengatur napasnya, mencoba menenangkan jantungnya yang berdegup kencang. Ia mengetuk pintu dengan sopan sebanyak tiga kali. Setelah mendengar gumaman rendah yang dingin dari dalam, ia mendorong pintu itu perlahan.

​Seluruh ruangan mendadak senyap. Puluhan pasang mata menatapnya dengan pandangan ngeri. Di depan kelas, berdiri Arkana Adhitama. Kemeja hitamnya yang rapi dan tatapan tajam di balik kacamata peraknya menciptakan aura intimidasi yang pekat.

​"Maaf, Pak. Saya terlambat," ucap Keira lembut namun tegas, matanya menatap lantai sebagai bentuk hormat.

​Arkana tidak menjawab. Ia perlahan melirik jam tangannya, lalu kembali menatap Keira. Keheningan itu berlangsung selama sepuluh detik yang terasa seperti satu jam.

​"Pukul berapa sekarang?" Suaranya rendah, tanpa nada marah, namun sangat menekan.

​"Pukul delapan lewat lima belas, Pak. Saya minta maaf, tadi ada kendala—"

​"Saya tidak bertanya alasan Kamu," potong Arkana tajam. Ia meletakkan spidolnya di meja dengan bunyi tak yang menggema. "Di kelas saya, keterlambatan lebih dari sepuluh menit berarti kehilangan hak untuk mengikuti materi. Silakan keluar."

​Keira tersentak, ia mendongak tidak percaya. "Tapi Pak, ini hari pertama. Saya benar-benar ingin mengikuti kelas ini—"

​"Keluar, Saudari...?" Arkana menggantung kalimatnya, menanti nama.

​"Keira Olivia, Pak."

​"Saudari Keira, saya tidak suka mengulang perintah. Silakan keluar sekarang juga. Pintu ada di belakang kamu. Jangan membuang waktu mahasiswa lain yang sudah bersusah payah datang tepat waktu."

​Wajah Keira memerah padam. Malu dan marah bercampur jadi satu. Ia bisa mendengar bisik-bisik kasihan dari teman-temannya. Tanpa sepatah kata lagi, Keira membungkuk singkat, berbalik, dan keluar dari ruangan dengan langkah yang dihentakkan. Ia bersumpah dalam hati bahwa pria itu adalah manusia paling kaku dan tidak punya perasaan yang pernah ia temui.

​Sore harinya, suasana di rumah terasa berbeda. Mamanya, Maya, menyambut Keira dengan senyum cerah, seolah tidak tahu putri kesayangannya baru saja dipermalukan di kampus.

​"Keira, sayang, syukurlah kamu sudah pulang. Mandi dan bersiap ya, malam ini kita ada tamu spesial untuk makan malam," ujar Maya sambil merapikan helai rambut Keira yang sedikit berantakan.

​"Tamu siapa, Ma? Tumben sekali sampai harus resmi begini," tanya Keira heran.

​"Teman lama Papa, Om Baskara dan Tante Rosa. Kamu pakai gaun yang sudah Mama siapkan di atas tempat tidur ya. Berikan kesan yang baik, oke?"

​Keira hanya mengangguk patuh. Sebar-bar apa pun dia di luar, ia tidak pernah membantah keinginan orang tuanya jika itu menyangkut etika menerima tamu. Ia mandi dan mengenakan gaun sutra berwarna peach yang sederhana namun elegan. Ia merias wajahnya tipis-tipis, hanya sekadar agar tidak terlihat pucat.

​Pukul tujuh malam, tamu yang ditunggu pun tiba. Keira berdiri di samping kakaknya, Nara, untuk menyambut mereka di ruang tamu. Saat pintu dibuka, Keira memasang senyum terbaiknya. Namun, senyum itu membeku seketika saat matanya menangkap sosok pria yang berdiri di belakang Om Baskara dan Tante Rosa.

​Pria itu mengenakan kemeja batik bermotif elegan yang sangat pas di tubuh tegapnya. Wajahnya tetap datar, kaku, dan matanya setajam tadi pagi saat mengusirnya.

​"Bapak?" bisik Keira nyaris tak terdengar. Dunia rasanya berputar. Kenapa harus dosen killer itu yang ada di sini?

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

WinterBliss
WinterBliss
Hay readers... salam kenal dari Author WinterBliss. semoga suka dengan karya Author, ya.... Happy reading ...
2026-03-17 18:06:33
0
0
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status