"Lo pikir gue bakal gampang percaya sama keluarga Wijaya?" gumam Arkana pelan tiba-tiba, tapi suaranya terdengar sangat tajam, menusuk, dan penuh kepahitan. "Gue bilang, jangan bicara soal keluarga gue!" bentak Arkana balik, tangannya terkepal siap menerjang. "Gue bicara tentang kebenaran yang Lo tutup dari dulu!" balas Rafi tak kalah keras, tidak mundur sedikitpun. "Dan yang paling bikin gue kesel dan pengen muntah, Lo nyindir keluarga gue seenaknya, lo hina nama baik Papa seenaknya, lo bawa-bawa masalah lama yang bikin kepala panas. Tapi di saat yang sama, lo berani-beraninya nyakitin hati Kakak gue! Lo berani-beraninya bikin Aisyah sedih, bikin dia bingung, cuma karena lo dendam sama masa lalu! Cuma karena lo sakit hati sama orang tua!" Rafi menunjuk tepat ke wajah Arkana dengan jarinya yang gemetar hebat karena emosi yang memuncak. "Kalo Lo jago, kalo Lo hebat, kalo Lo beneran cowok, lawan gue! Jangan jadi pengecut yang cuma berani lampiasin amarahnya ke cewek! Jangan
최신 업데이트 : 2026-04-29 더 보기