Saat itulah Leo bergerak pelan. Kelopak matanya terbuka. Begitu melihat Elena berdiri di ambang pintu, wajahnya langsung berbinar. "Kakak!"Leo segera melepaskan pelukan Adrian dan berlari menghampiri Elena.Elena tersenyum hangat, lalu memeluk adiknya erat."Bagaimana? Masih takut?"Leo menggeleng pelan."Sedikit... tapi sekarang sudah tidak."Suara mereka membuat Adrian perlahan membuka mata.Ia segera berdiri. Tatapannya pertama-tama jatuh kepada Leo, memastikan bocah itu baik-baik saja.Barulah pandangannya beralih kepada Elena. Tanpa sadar, matanya berhenti pada bahu Elena yang masih diperban.Elena mengusap kepala Leo pelan."Kalau begitu, hari ini kita pulang ke mansion, ya.""Tidak." Jawaban Adrian terdengar tegas.Elena menoleh. "Yang Mulia?""Kau masih harus beristirahat." Nada suara Adrian tetap datar.Namun kali ini Elena tidak segera membalas.Ia hanya mena
Read more