Adrian turun lebih dulu dari dalam kereta. Wajahnya tampak tenang seperti biasa, dingin tanpa ekspresi berlebih meskipun ratusan pasang mata kini tengah tertuju ke arahnya.Tatapannya yang tajam langsung mengarah kembali ke pintu kereta, mengulurkan tangannya yang dibalut sarung tangan hitam.Elena turun pelan, menyambut jemari suaminya.Gaunnya terlihat sederhana, tidak berlebihan dengan permata yang mencolok, tapi potongannya begitu rapi, anggun, dan memancarkan kesan elegan yang berkelas.“Tidak ada keraguan di setiap langkahnya, wanita itu benar-benar berjalan dengan punggung tegak, tak seperti sebelumnya.” bisik seorang wanita bangsawan yang memperhatikannya dari kejauhan.Beberapa tatapan dari para tamu di tangga istana langsung mengarah padanya dengan berbagai macam intensi.“Aku masih penasaran, ingin menebak motif di balik pernikahan mendadak sang Duke,” gumam seorang tetua klan yang berdiri di dekat pilar.“Dia kan dari bangsawan bangkrut, pasti tidak lebih dari pajangan se
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-23 Mehr lesen