Sepanjang perjalanan pulang, suasana di dalam mobil terasa canggung dan terlalu hening. Lampu-lampu kota bergerak samar di balik jendela mobil hitam Kai, membentuk pantulan cahaya keemasan yang sesekali jatuh di wajah pria itu. Tapi Yuna sama sekali tidak berani menoleh terlalu lama sekarang. Pikirannya benar-benar terasa buntu setelah semua kejadian di lantai VIP rumah sakit swasta tadi. Yuna bahkan tidak tahu harus mulai mengatakan apa lagi sekarang. Karena semakin dipikirkan, semuanya terasa semakin rumit. Dan yang paling membuat Yuna gelisah, selama perjalanan pulang ini Kai terlihat terlalu tenang. Pria itu fokus menyetir sambil sesekali melirik jalan dengan ekspresi datar seperti biasa. Tidak ada nada marah, bahkan tidak ada sindiran. Dan itu malah membuat Yuna semakin tidak tenang. Karena baginya, Kai yang diam terlalu lama jauh lebih sulit ditebak. Sementara tubuh Yuna sendiri masih terasa lemah sejak tadi. Kepalanya berat, pandangannya sesekali berkunang, dan rasa
Read more