Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

last updateLast Updated : 2026-03-12
By:  AmaleoUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
4 ratings. 4 reviews
7Chapters
51views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Yuna, pembaca novel reverse harem, tiba-tiba terbangun sebagai tokoh antagonis, Yuna Rein yang ditakdirkan berakhir tragis. Bertekad menghindari nasib itu, ia menjauh dari para tokoh utama. Namun demi menyelamatkan ibunya yang sakit parah, Yuna terpaksa menerima tawaran gelap dari pengacara dingin Kai Verazo untuk menjadi miliknya selama satu bulan. Di tengah perhatian dokter yang lembut Firas dan pesona pewaris konglomerat Darren, Yuna semakin terjebak dalam emosi, rahasia, dan takdir yang perlahan berubah. Jika cerita ini berubah … akankah ia selamat?

View More

Chapter 1

Chapter 1.

“Ini sudah kesalahan kedua kalinya dalam seminggu. Kamu harus lebih baik dari ini, Yuna. Atau saya akan pertimbangkan ulang posisi kamu di sini.”

Suara Kai yang dingin dan tajam memecah keheningan ruang rapat Firma Hukum Verazo & Associates.

Dia berdiri di depan meja konferensi panjang, tangan disilangkan di dada, mata hitamnya menusuk langsung ke arah Yuna yang sedang duduk di kursinya, tubuhnya menegang.

Jas hitamnya terlihat sempurna membalut tubuh tegap dan atletis itu, tapi auranya ... membekukan seluruh ruangan.

Semua mata tertuju pada Yuna, yang wajahnya memucat. Tangan Yuna bergetar pelan di bawah meja.

Yuna menelan ludah, tapi dalam hati, dia menangis pilu.

'Kenapa sih nasibku gini terus? Di kehidupan sebelumnya, aku sering dimarahi bos karena kerjaan kecil-kecil. Gaji pas-pasan, hidup susah, akhirnya kecelakaan truk itu bikin aku koma. Bangun-bangun di tubuh Yuna Rein ini, masih aja dimarahi bos. Apa aku dikutuk jadi budak korporat selamanya?'

Ya. Dia bukan Yuna Rein yang asli. Dia adalah ... seseorang dari dunia nyata. Seorang pembaca novel yang kecelakaan mobil truk, koma, lalu bangun di sini seminggu yang lalu. Di tubuh seorang pengacara junior di firma hukum elite JS ini.

Ini dunia novel reverse harem yang dia baca sebelum kecelakaan. Judulnya Tiga Bayang Pria Alpha.

Dia ingat plot besarnya: Alya Reizka, tokoh utama yang manis, polos, tapi seperti magnet bagi tiga pria alpha.

Salah satunya pria di depan mata Yuna. Kai Verazo. Pengacara top se Asia, sekaligus bos dingin, disiplin kelewatan, killer di pengadilan. Tipe red flag king yang digemari perempuan.

Di novel, pria inilah yang nantinya akan berakhir dengan Alya. Sang bos yang berhasil menaklukan sang pemeran utama di cerita tersebut.

Kalau Yuna sendirinya, aslinya adalah tokoh antagonis, rekan kerja Alya yang diam-diam iri karena Alya didekati tiga pria utama.

Kecemburuannya perlahan berubah menjadi obsesi. Ia merancang berbagai intrik terhadap Alya, sampai akhirnya kisahnya berakhir tragis.

Yuna yang sekarang menghela napas dalam-dalam.

Ia sudah membulatkan tekad. Demi bisa survive di kehidupan ini, ia akan menjauhi plot utama, menghindari drama, dan mencari cara pulang ke dunia asli!

Rapat bubar. Semua orang buru-buru keluar, tapi Kai memanggil dengan suara rendah.

“Yuna. Ke ruang saya. Sekarang.”

Yuna bangkit, kakinya terasa berat. Dia ikut Kai ke ruang pribadinya. Ruangannya besar dengan jendela kaca dari lantai ke plafon, pemandangan gedung-gedung tinggi di sore hari.

Kai duduk di kursi kulit hitam besar di belakang meja. Kancing kemeja atasnya terbuka sedikit, memperlihatkan garis leher tegas dan sedikit dada berotot. Dia menyerahkan tumpukan berkas tebal.

“Pelajari ini. Semua. Jangan pulang sebelum selesai. Dan jangan ada lagi satu kesalahan pun.”

Yuna ingin protes. Dia capek, lapar, dan otaknya masih pusing adaptasi dunia baru ini. Tapi tatapan Kai ... seperti predator yang sedang mengukur mangsa. Kata-kata protes tertelan mentah-mentah.

“Baik, Pak Kai,” jawabnya pelan, suara hampir bergetar.

Dia ambil berkas itu, keluar ruangan dengan cepat.

Saat keluar dari ruangan Kai, Yuna langsung dihadang oleh seorang senior wanita, Rosie, yang sudah lama di firma ini.

Wajah Rosie menyeringai sinis, dikelilingi dua rekan senior lain yang ikut-ikutan tertawa pelan.

Rosie adalah figuran di novel yang tugasnya seolah menuang minyak ke dalam api. Kalau ada skandal, langsung menyebar gosip. Kalau tokoh utama terlibat masalah, ia ikut menghujat habis-habisan.

“Wah, Yuna lagi-lagi dipanggil bos ya? Pasti lagi modusin Pak Kai, kan? Liat aja, baju rok pendek gitu, sengaja biar keliatan kaki mulus?” ejek Rosie sambil menyikut rekannya.

Wajah Yuna terasa panas. Begitulah memang sifat Yuna yang asli. Iri, penuh ambisi, dan menjadi sumber masalah bagi kehidupan Alya.

Namun Yuna yang sekarang merasa itu bukan dirinya.

Di dunia nyata, ia hanyalah orang biasa yang lebih suka hidup tenang dan tidak menonjol. Ia sama sekali tidak ingin menjadi pusat konflik, apalagi berakhir sebagai villainess dengan nasib tragis di akhir cerita.

Tidak. Ia tidak mau berakhir seperti itu. Yuna tak melawan. Dia tersenyum paksa, menggeleng pelan.

“Nggak kok, Mbak. Cuma tugas biasa.”

Rosie malah melempar tumpukan berkas tambahan ke tangan Yuna. “Oh ya? Kalau gitu, ini kerjaan aku yang belum selesai. Kamu kerjain ya, biar aku bisa pulang duluan. Kamu kan lagi lembur sama Pak Kai, sekalian aja. Jangan bilang nggak mau, nanti aku lapor ke HR loh!”

Yuna menggigit bibir dan mengangguk kecil. Ia mengambil berkas itu, lalu kembali ke mejanya.

Ia memutuskan tidak protes. Menambah musuh bukan ide bagus. Hidupnya sebagai Yuna—tokoh antagonis dalam cerita ini—sudah cukup rumit. Yang ingin ia lakukan sekarang hanya satu: menjalani plotnya tanpa menimbulkan lebih banyak drama.

Malam pun semakin larut. Kantor sudah sepi, lampu-lampu redup, hanya suara AC dan ketikan keyboard Yuna yang terdengar. Jam di layar laptop menunjukkan pukul 23:15.

Akhirnya berkas selesai. Yuna capek luar biasa, badan pegal, mata perih. Dia ambil tas, matikan lampu meja, dan berjalan ke lift menuju basement parkiran.

Gedung sepi. Basement gelap, hanya lampu emergency kuning redup.

Dia melihat mobil sport hitam Kai masih parkir di spot khusus bos.

“Loh, dia belum pulang?” gumam Yuna bertanya-tanya.

Yuna lewat dekat mobil itu. Kaca pengemudi agak terbuka, cukup untuk melihat siluet di dalam.

Kai sedang berciuman panas dengan seorang wanita, berambut panjang hitam bergelombang, memakai gaun ketat merah marun. Tangan Kai meremas pinggang wanita itu kuat, ciuman dalam, napas terengah-engah.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

ana
ana
Mantapp buku baru lagi
2026-03-12 18:46:33
1
1
Langit Parama
Langit Parama
Semangat kak, Ve, buku barunya🫶🏻 Pantau terus kisah Yuna dengan Tiga Prianya(✿◠‿◠)
2026-03-12 18:40:30
2
1
Strawberry
Strawberry
Sial tapi beruntung si Yuna ini.....seru banget kak!
2026-03-12 18:00:38
1
1
Amaleo
Amaleo
Buku ketiga ini udah dirilis! (⁠•⁠‿⁠•⁠) Ditunggu ulasan dan Vote gems dari temen² yah.. Makasih...️
2026-03-12 17:59:49
0
0
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status