"Hmm..," gumam Arya. Ia terlihat tetap tenang, meski kini rahangnya sedikit mengeras. "Berarti dia sempet deket sama kamu setelah kita udah nggak komunikasi ya?" tanyanya. Laras terlihat tidak terganggu dengan pertanyaan itu. Ia justru menjawab pertanyan Arya dengan santai. "Uhm.. Seingat saya sih, iya," jawab Laras, sambil mengunyah suapan terakhir. Arya mengangguk pelan, sambil memainkan sendok di tangannya. "Kalian.. pernah pacaran?" "Nggak," jawab Laras. Jawabannya cepat dan tegas. Tidak ada jeda yang menunjukkan keraguan sedikitpun. Arya meliriknya lagi. "Tapi dia kayaknya, suka sama kamu." Laras menggeleng pelan, dengan kening sedikit berkerut. "Nggak, kayaknya. Itu cuma perkiraan kamu aja." "Kamu nggak ngerasa? Padahal udah kelihatan jelas gitu," tanya Arya. Laras menggeleng pelan. Ia menghela napas pelan, lalu menyeruput minumannya. Setelah itu, ia kembali menaruhnya di meja. "Itu cuma perkiraan kamu aja. Ferry itu orang baik. Dia banyak bantu waktu
最後更新 : 2026-05-07 閱讀更多