"Ngapain?" tanya Laras. Ia menatap Arya beberapa detik tanpa ekspresi yang berubah. Lalu, ia menyandarkan punggungnya ke kursi."Saya nggak punya banyak waktu, Ar. Jadi, langsung ke intinya aja."Arya mengangguk pelan. Tidak tersinggung, justru ia seperti sudah memperkirakan respon Laras. "Iya. Oke," jawabnya singkat.Minuman mereka datang, tapi tidak langsung disentuh. Arya sempat menarik napas, seolah menyusun kalimat."Saya mau minta maaf, Ras," ucapnya pelan. Laras tidak memotong. Ia hanya menatap dan memberi ruang, tanpa mengurangi jarak diantara mereka berdua."Saya tau tiba-tiba aja saya kayak ngilang lagi. Dan itu, nggak beda jauh sama kayak saya yang dulu. Yang bahkan sampe saat ini belum pernah saya jelasin alasannya."Hening sejenak. Kali ini Laras mengambil gelasnya, menyesap sedikit, lalu meletakkannya kembali dengan tenang."Memang sama," jawab Laras, singkat.Arya mengangguk pelan. Ia sama sekali tidak menyangkalnya."Dulu dan sekarang, entah kenapa semuanya dateng b
Terakhir Diperbarui : 2026-05-05 Baca selengkapnya