Sofia masih duduk di lantai, di antara pecahan piring dan sisa makanan yang berceceran, sampai rumah itu kembali sunyi. Tawa Karen dan langkah kaki Dexter telah lama menghilang, menyisakan kesunyian yang menekan dadanya. Perlahan, Sofia berdiri. Kakinya gemetar, tubuhnya lemas, tapi ada satu hal yang tiba-tiba tumbuh di dalam dirinya, keinginan untuk pergi. Dia harus lari, selagi Dexter tidak ada. Kalau dia tetap bertahan di rumah itu, mungkin besok dia akan lebih menderita dan dipermalukan. Meski dia tahu, mungkin Dexter akan menemukannya, tapi tak ada salahnya mencoba. Untuk bertahan hidup. Dia harus mengambil resiko. Bertahan dan dianggap binatang, atau lari tapi berisiko di tangkap. Ia membersihkan lantai seadanya, bukan karena ingin patuh, melainkan karena tak ingin meninggalkan jejak. Setelah itu, ia masuk ke dalam gudang yang telah dia bersihkan. Sofia mengganti pakaiannya dengan baju paling sederhana yang ia punya. Tanpa koper, tanpa uang yang cukup, tanpa tujuan jelas.
Last Updated : 2026-03-26 Read more