“Letakkan di sini saja, aku akan segera mengerjakannya. Waktunya tidak banyak lagi,” ucap Ning Xueqin langsung mengambil nampan berisikan kain tebal itu.“Tuan Putri apakah kamu baik-baik saja ? Perlukah aku membantumu?” tanya Mei Qian.“Ya, kamu bantu buatkan untuk Su Zhen. Kemampuan menjahit mu cukup baik, buatlah lebih hangat untuk anak manja itu,” jawab Ning Xueqin.“Baiklah, Tuan Putri tenang saja. Dijamin Tuan muda Su pasti akan tidak merasakan sedikitpun hawa dingin,” janji Mei Qian.Ning Xueqin tertawa ringan lalu dengan begitulah pekerjaan terbagi, Ning Xueqin belum berencana untuk bertindak saat ini di Pengadilan Istana.Apalagi mengingat bahwa kondisi Istana saat ini masih dalam kekacauan besar, kedatangannya mungkin akan menghasilkan ombak yang lebih besar.Ini mungkin menguntungkan baginya namun pada saat yang sama juga ada kemungkinan merugikan dirinya.Dia tidak suka bertaruh pada sesuatu jadi dia menunggu dengan sabar, menjahit pakaian hangat dengan tenang di dalam kam
อ่านเพิ่มเติม