Di sebuah ruangan gelap yang hanya diterangi cahaya dari beberapa layar besar, seorang pria duduk dengan tenang sambil menatap rekaman kejadian di pemakaman, dan sorot matanya tidak menunjukkan emosi, tetapi justru ketelitian yang dingin saat mengamati setiap gerakan Indra.Seorang pria lain berdiri di sampingnya lalu berkata dengan suara rendah, “Target menunjukkan respons di atas prediksi, semua skenario frontal tidak efektif,” ucapnya sambil menundukkan kepala sedikit.Pria yang duduk itu tidak langsung menjawab, lalu ia menyilangkan jari-jarinya di depan wajah dan berkata dengan nada datar, “Orang sekuat dia memang tidak bisa dijatuhkan dengan cara biasa,” ucapnya sambil tetap menatap layar.Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan suara yang lebih dalam, “Kalau kekuatan tidak bisa mengalahkannya… maka gunakan hal yang tidak bisa dia abaikan,” ucapnya sambil menggeser pandangannya sedikit.Pria di sampingnya mengangkat kepala lalu bertanya dengan hati-hati, “Maksud Anda…?” uca
閱讀更多