Kendaraan yang membawa Indra melaju meninggalkan area padepokan dengan kecepatan stabil, namun suasana di dalamnya tidak pernah benar-benar tenang karena meskipun tidak ada percakapan panjang, tekanan yang terasa justru semakin pekat seiring jarak yang semakin jauh dari pusat desa, dan setiap orang di dalam kendaraan itu seperti menahan sesuatu yang tidak mereka ucapkan secara langsung.Indra duduk bersandar dengan kedua tangan terborgol di depan tubuhnya, namun sorot matanya tetap hidup dan tajam, bergerak dari satu titik ke titik lain untuk membaca situasi dengan cepat, mulai dari posisi duduk para petugas, arah kendaraan, hingga ritme perjalanan yang perlahan keluar dari jalur umum, dan semua itu membuatnya semakin yakin bahwa ini bukan sekadar proses penahanan biasa.Salah satu pria berseragam yang duduk di depannya mencoba menjaga sikap profesional, lalu berkata dengan nada datar yang terdengar sedikit kaku, “Tetap tenang selama perjalanan, ini prosedur,” ucapnya sambil menghinda
閱讀更多