BRAK!Tubuh seorang pria berpakaian hitam terpental keras menghantam sisi kendaraan di belakangnya tepat setelah dentuman itu pecah di udara, dan dalam satu momen singkat seluruh pasukan langsung sadar bahwa Indra tidak menghilang untuk menghindar, melainkan sudah bergerak lebih dulu untuk menyerang tanpa memberi mereka waktu berpikir, sehingga jeda sepersekian detik yang seharusnya mereka gunakan untuk bereaksi justru berubah menjadi celah yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh Indra.Kepanikan langsung menyebar di antara mereka, bukan dalam bentuk teriakan kacau, melainkan dalam gerakan-gerakan yang kehilangan ritme dan koordinasi, karena meskipun tubuh mereka masih bergerak mengikuti pelatihan yang telah tertanam, pikiran mereka tidak lagi sinkron dengan situasi yang berkembang terlalu cepat di luar prediksi.Beberapa senjata terangkat secara refleks, namun arah mereka tidak lagi presisi karena target yang sebelumnya terlihat jelas kini seolah lenyap dari jangkauan logika mereka, d
閱讀更多