Nasi putih di permukaan masih cukup bersih, tapi sisanya sudah banyak tercampur cairan tubuh kumbang hijau. Biji-bijian itu juga sudah bercampur dengan sisa-sisa kerangka kumbang, membuatnya terlihat sangat menjijikkan. Budi mau membuang semuanya, tapi Jeni langsung mencegahnya karena merasa sayang membuang makanan. Bagasi Corolla nggak cukup besar untuk muat semua barang, jadi Budi menekan kursi belakang supaya bisa muat lebih banyak. Akhirnya mobil itu penuh sesak. “Sudah, yuk berangkat!” kata Budi sambil duduk di kursi kemudi. Jeni naik sambil memegang senapan, Shinta duduk di pangkuannya. Begitu mereka sudah duduk, Budi langsung menyalakan mesin. Dia melaju pelan ke pintu keluar kompleks, lalu menoleh ke belakang melihat daerah yang sudah hancur lebur. Tiba-tiba dia sadar, mungkin ini terakhir kalinya dia melihat tempat ini. Di jalan sudah mulai ramai orang berjalan kaki. Mereka baru saja selamat dari serangan bom, ada yang kelihatan senang masih hidup, ada yang menangis k
Last Updated : 2026-05-18 Read more