Setelah kembali dari pemakaman, aku baru menyadari bahwa jiwaku sepertinya hanya bisa mengikuti ke mana pun Yoga pergi.Rumah Keluarga Manggala yang begitu akrab di ingatan, masih tetap sama seperti yang kukenal.Aku menatap foto keluarga berukuran besar yang terpajang di ruang tamu.Akan tetapi, di sana, sudah tidak ada lagi bayanganku.Pada tahun pertama saat aku baru kembali ke Keluarga Manggala, aku menerima hadiah pertama dari Yoga, seekor anjing pudel.Sementara hadiah pertama dari Ayah dan Ibu adalah mengajakku pergi foto keluarga.Saat itu, Nenek masih hidup.Nenek menarikku dari barisan belakang agar berdiri di sampingnya, lalu menatapku dengan penuh kasih sayang."Sonia, akhirnya Nenek bisa menunggumu sampai pulang.""Tenang saja, mulai sekarang, kami nggak bakal biarin kamu hilang lagi."Aku bersandar di pangkuan Nenek dan menangis.Kala itu, aku benar-benar mengira kalau aku sudah menemukan keluarga dan kebahagiaanku yang sesungguhnya.Akan tetapi, tak pernah kusangka, mome
Read more