"Ayo silakan di makan! Kalau kurang, nanti minta nambah lagi!" ucap Kak Rita. "Oke kak, aku gak akan sungkan," ucap pria gemuk sambil mulai menyantap hidangan. Joko mengambil salah satu hidangan, lalu mulai menyantapnya juga. "Jo, mau minum anggur gak?" tanya Bang Ari. "Nggak Bang, aku nyetir, nanti nabrak lagi kalau minum," balas Joko sambil cengengesan. "Hehe, iya juga sih. Ya sudah, kalau gitu minum jus saja yah," ucap Bang Ari. "Itu lebih baik. Lebih sehat!" balas Joko sambil mengacungkan jempolnya.Bang Ari merangkul bahu Joko, lalu dia berkata dengan penuh semangat. "Jo, saham yang kita beli itu masih terus naik sampai sekarang!" "Iya. Tapi, dikit banget kenaikannya," balas Joko."Iya sih, tapi lumayan juga," ucap Bang Ari. "Kamu belum nemu lagi saham yang bagus?" "Baru kemarin aku bali saham, tapi belum tahu bagus apa nggak nya. Kalau bagus, aku kasih tahu kalian," balas Joko."Oke... oke, bagus!" Bang Ari dan yang lainnya tampak sangat bersemangat. "Kalau ada saham
Ler mais