"Tersenyumlah, Estela. Dunia sedang menonton calon 'Ratu' Sebastian Group." Suara Edward nyaris tidak terdengar di tengah kebisingan jepretan kamera, namun nadanya yang sedingin es membuat Estela gemetar. Pria itu merangkul pinggang Estela dengan posesif, bukan karena cinta, melainkan untuk menyembunyikan fakta bahwa kaki gadis itu nyaris lemas untuk berdiri. Di depan mereka, berdiri Ny. Victoria Sebastian, dalang di balik tragedi semalam. Wanita itu tersenyum puas, sebuah kemenangan yang dibangun di atas kehancuran martabat Estela. "Edward, kau sudah dewasa. Ibu senang kau akhirnya mengerti tanggung jawabmu," ucap Victoria dengan nada manis yang memuakkan. Matanya yang tajam beralih ke Estela, menelanjangi gadis itu dari ujung kepala hingga kaki. "Dan kau, Gadis Kecil... kau cukup beruntung. Dari sekian banyak wanita, takdir memilihmu untuk membawa pewaris kami." Lanjutnya dengan nasa sinis Estela mendongak, matanya yang sembab menatap mereka bergantian. "Tidak... aku ing
Last Updated : 2026-03-27 Read more