The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

last updateLast Updated : 2026-03-30
By:  PiwieOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
6Chapters
5views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Bagi Estela Calista, kecantikan adalah kutukan yang membuatnya dikhianati oleh teman-temannya sendiri. Bagi Edward Sebastian Alexander, kekayaan adalah penjara yang membuat ibunya menghalalkan segala cara demi seorang cucu, termasuk menjebak putranya sendiri.

View More

Chapter 1

bab 1 Jebakan Di Balik Kemewahan

"Berapa harga yang disepakati ibuku untuk kesucianmu, Gadis Kecil?"

​Suara berat dan dingin itu menyambar seperti petir di tengah keheningan kamar 808 yang pengap oleh aroma sisa percintaan dan pengkhianatan. Estela Calista tersentak, selimut sutra yang menutupi tubuh polosnya merosot, mengekspos bahunya yang dipenuhi tanda kemerahan.

​Estela menoleh dengan perlahan. Di sudut ruangan, pria dengan pahatan wajah setajam dewa Yunani itu berdiri sambil mengencangkan jubah mandi hitamnya. Matanya yang berwarna abu-abu gelap tidak memancarkan gairah yang semalam mereka bagi, yang ada hanyalah kebencian murni.

​"Aku... aku tidak mengerti maksudmu. Aku bahkan tidak mengenal ibumu!" suara Estela bergetar, serak karena tangis dan kelelahan.

​Pria itu, Edward Sebastian Alexander, mendengus sinis. Dia melangkah mendekat, setiap derap langkahnya terasa seperti lonceng kematian bagi harga diri Estela.

"Jangan bermain drama di depanku. Kamu masuk ke sini tepat saat obat itu bekerja, di kamar yang sudah disiapkan, di hotel milik keluargaku. Katakan, apa rencanamu selanjutnya? Meminta pernikahan atau langsung memeras saham?" Ucap dingin Edward yang begitu menusuk

Estela memejamkan mata erat, dan saat itulah fragmen ingatan semalam menghantamnya seperti godam.

​Semua dimulai dari senyum palsu Clarissa di hari ulang tahunnya. “Ini hanya fruit punch, Estela. Jangan merusak malam ulang tahunku.” Gadis beasiswa yang lugu itu tidak pernah menyangka, bahwa sahabat tempatnya berbagi keluh kesah, tega mencampurkan sesuatu yang lebih dari sekadar soda ke dalam gelas kristal itu.

​Dunia yang berputar, rasa panas yang membakar dari dalam, dan bisikan terakhir Clarissa di depan pintu kamar ini,"Selamat menikmati malammu, Estela. Ini hadiah terakhirmu dariku."

​Estela menyadari satu hal yang menghancurkan hatinya, Dia bukan hanya dijebak oleh teman-temannya untuk dipermalukan, tapi dia telah dijadikan pion dalam permainan kekuasaan keluarga Sebastian. Dia dikirim sebagai 'alat' untuk menjebak sang CEO muda, Edward, agar terjebak dalam skandal yang diatur oleh ibunya sendiri demi kepentingan pewaris takhta Sebastian Group.

"Aku dijebak, Tuan Alexander," bisik Estela, air mata kini mengalir deras membasahi pipinya yang pucat.

"Clarissa... dia yang membawaku ke sini. Aku tidak tahu ini kamar Anda. Aku hanya merasa sangat panas dan..."

​"Dan kau menemukan 'pendingin' yang tepat di tempat tidurku, begitu?" potong Edward kejam. Dia mencengkeram dagu Estela, memaksanya menatap intensitas matanya yang membeku.

"Di duniaku, ketidaksengajaan adalah dongeng untuk orang bodoh. Kau adalah noda dalam catatan bersihku." Lanjutnya

​Estela mencoba melepaskan diri, namun cengkeraman Edward menguat. "Lepaskan! Aku tidak menginginkan apa pun darimu! Aku ingin pergi!" Ucap Estela dengan air mata yang masih mengalir di pipinya

​"Pergi?" Edward tertawa pendek, tawa yang tidak mencapai matanya.

"Lihat ke luar pintu itu, Estela. Jika kau keluar sekarang dengan keadaan berantakan seperti ini, lusinan kamera sudah menunggu di lorong. Ibuku tidak pernah melakukan sesuatu dengan setengah hati." Ucao sinis Edward, membuat Estela mematung tak percaya

TOK! TOK! TOK!

​Ketukan keras dan menuntut menghantam pintu kamar 808, memecah ketegangan di antara mereka.

​"Edward? Ibu tahu kau di dalam bersama gadis itu," suara wanita paruh baya yang penuh wibawa namun dingin terdengar dari balik daun pintu.

"Buka pintunya sekarang. Kita harus membicarakan kontrak pernikahan dan pengumuman pers sebelum bursa saham dibuka satu jam lagi."teriak sang ibu diluar pintu kamar hotel

​Wajah Edward mengeras. Rahangnya mengatup rapat hingga urat-urat di lehernya menonjol. Dia melepaskan dagu Estela dengan kasar, lalu menatap pintu dan Estela bergantian dengan tatapan yang sulit diartikan.

​"Kontrak pernikahan?" Estela berbisik ngeri. "Tidak... aku tidak mau..." lanjutnya sambil menggelengkan keras kepalanya

​Edward berbalik, tangannya sudah memegang gagang pintu. Dia menoleh sedikit ke arah Estela, seringai tipis yang mengerikan muncul di bibirnya.

​"Kau benar, ini bukan kebetulan. Tapi mulai detik ini, kau bukan lagi pion ibuku," Edward menjeda kalimatnya, suaranya merendah hingga ke level yang membuat bulu kuduk Estela meremang.

"Kau adalah tawanan pribadiku."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
6 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status