Hujan semalam menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang, namun tidak ada yang lebih dingin daripada suasana di ruang makan pagi ini. Estela duduk di ujung meja, menatap piringnya yang masih kosong. Di ujung lain, Edward duduk dengan kaku, sibuk dengan tabletnya tanpa perduli sekitar.Hermawan telah dipindahkan ke fasilitas medis khusus pagi-pagi sekali. Edward menepati janjinya untuk tetap membiayai pengobatan, namun instruksinya jelas, Estela hanya boleh berkunjung dengan pengawalan ketat dan tidak boleh membawa ayahnya kembali ke mansion."Edward," suara Estela memecah keheningan yang menyesakkan itu. "Tentang apa yang kau dengar semalam..." ucap Estela yang langsung di potong Edward"Aku tidak ingin membahasnya, Estela," potong Edward, datar, seolah-olah mereka adalah dua orang asing yang kebetulan berbagi meja. "Fokuslah pada studimu. Aku akan mengatur jadwal untuk pers conference kita minggu depan. Selain itu, jangan ganggu aku." jelas Edward. kemudian Edward bangkit, mer
続きを読む