POV NauraBeberapa bulan kemudian, kehidupan Naura semakin sibuk.Skripsi yang awalnya terasa sulit perlahan mulai terselesaikan. Hampir setiap hari setelah pulang dari kantor, ia menyempatkan diri membaca jurnal dan memperbaiki penelitian.Noel juga benar-benar membantu seperti janjinya.Selama Naura fokus menyelesaikan kuliah, Noel mengambil alih sebagian urusan perusahaan.Suatu sore, Naura baru saja selesai bimbingan ketika dosennya memberikan kabar."Naura, penelitianmu sudah cukup baik.""Kalau tidak ada revisi besar, kamu bisa segera mendaftarkan sidang."Naura terdiam beberapa detik."Benarkah, Pak?"Dosen itu mengangguk."Iya."Naura tersenyum lega."Terima kasih, Pak."Begitu keluar dari ruangan dosen, Naura langsung menghubungi Jolina."Ibu!""Kenapa, Nak?""Sepertinya aku bisa segera sidang."Jolina langsung ter
Read more