Pagi hari menyambut Jakarta dengan langit yang cerah. Farhan sedang fokus menyetir mobil menuju kantor polisi. Di kursi sebelahnya, Nadya tampak tersenyum puas. Setelah menghabiskan malam di apartemennya, wanita itu merasa semuanya berjalan sesuai rencana. Proyek besar mereka hampir selesai. Tinggal beberapa masalah yang harus dibereskan, termasuk kasus sabotase yang sedang ditangani pihak berwajib. Menurut Nadya, setelah semuanya selesai, tidak akan ada lagi penghalang di antara dirinya dan Farhan. "Sayang, kamu tenang saja," ujar Nadya sambil tersenyum. "Pasti Bagas akan segera tertangkap. Soal sabotase dan penjualan hak cipta kepada perusahaan lain, polisi akan menemukan siapa dalang di balik semua ini dan apa motifnya." Tangannya meraih salah satu tangan Farhan yang tidak memegang kemudi. "Nadya, aku sedang menyetir." "Oh iya, maaf." Meski berkat
閱讀更多