"Pantas saja Kyrran menanyakan concealer, ternyata untuk ini," gumam Andrea pada dirinya sendiri saat menatap cermin dalam kamar mandi paviliun. Gadis itu kemudian membuka tutup concealer dan menarik aplikator kecil dari dalam tabung kecil di tangannya. Sedikit cairan berwarna senada dengan kulit beningnya menempel di ujung spons. Ia menepuk-nepukkan concealer di area lehernya yang ingin disamarkan. Setelah itu, ia membaurkannya perlahan menggunakan ujung jari hingga warnanya menyatu dengan kulit Andrea. Belum keluar dari sana, Andrea malah berkutat dengan ponselnya. Dia membuka aplikasi pintar pencari informasi dan mengetik sesuatu. Gadis itu mengulum bibir rapat-rapat sembari memfokuskan manik hazelnya ke layar, membaca informasi yang muncul. Selanjutnya, gadis itu menyunggingkan senyum. "Jadi… aku dan Kyrran beneran sudah pacaran?" Di sisi lain, di balkon paviliun yang sepi, Mama Drassha dan Kyrran sedang mengobrol berdua. "Sayang, kamu masih dalam perawatan,
Read more