Beranda / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 178. Ancaman Baru

Share

Bab 178. Ancaman Baru

Penulis: Sweety
last update Tanggal publikasi: 2026-06-19 08:00:04
Sekolah kembali dimulai setelah Thanksgiving Break berakhir dan suasana di Alveroz High berubah. Ujian semester yang semakin dekat membuat para siswa kembali tenggelam dalam rutinitas akademik.

Koridor dipenuhi suara lembaran catatan, diskusi materi pelajaran dan keluhan mengenai tugas yang belum selesai. Bahkan sejak pagi, perpustakaan sudah lebih ramai dari biasanya.

Namun perhatian para siswa siang itu tidak tertuju pada buku ataupun ujian.

Melainkan pada Homeroom 11-D—kelas utama Andre
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (4)
goodnovel comment avatar
Byanca
waduhhh .. jujur aj reaa sm kyran atau noela
goodnovel comment avatar
Rini Angriani
ada yg obses neech sm andrea, kyrran hajar diaa
goodnovel comment avatar
cheesecakee
samuel samuel itu ga sih
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jerat Ketos Galak   Bab 180. Andrea Demam Tinggi

    Andrea tak tahu kapan terakhir kali benar-benar memejamkan mata. Ia masih berbaring di tempat tidur dengan selimut menutupi tubuhnya hingga dada.Langit di balik jendela sudah berubah menjadi abu-abu pucat menyambut kedatangan pagi awal Desember, tetapi pikirannya masih terjebak di perpustakaan semalam.Terpaksa dia mengiakan permintaan si pengancam brengsek itu. Andrea bilang bersedia menjauhi Kyrran, agar sosok tersebut tidak menyebarkan foto-foto pribadi Andrea.Gadis itu bahkan diperintahkan lagi untuk ke ruangan arsip malam nanti.Andrea menghela napas frustasi sembari memejamkan matanya rapat-rapat.Si pengancam itu cerdik. Pasti dia tahu ponsel Andrea dilindungi sistem keamanan khusus, makanya mengancam Andrea melalui tulisan tangan dan foto-foto dalam bentuk fisik.Dan justru itulah yang membuat Andrea berpikir keras. Mengadu pada Paman Dimitri tidak akan membuahkan hasil. Apalagi pada kakeknya, Andrea akan ketahuan sekol

  • Jerat Ketos Galak   Bab 179. Bertemu Pengancam Misterius

    Suara samar bolpoin yang bergesekan dengan kertas jadi satu-satunya hal yang benar-benar ditangkap Andrea sejak rapat di klub jurnalistik dimulai. Di hadapannya, buku catatan yang seharusnya dipenuhi poin-poin rapat justru dipenuhi coretan asal. Garis-garis saling bertumpuk, membentuk pola acak yang berantakan. Ruang rapat klub jurnalistik yang dipenuhi suara diskusi dan penjelasan editor—hanya terdengar seperti dengung samar di telinga Andrea. Pikiran gadis itu terus melayang pada jepretan ilegal yang diambil tanpa sepengetahuannya ketika sedang berganti baju. Dilihat dari pakaian olahraga yang Andrea kenakan sebelumnya di foto tersebut—menunjukkan kalau itu pakaian olahraga siswa kelas 10. Berarti foto-foto dirinya itu sudah diambil sejak lama. Siapa yang tega melakukan itu pada Andrea? Andrea menggigit bibir bawahnya tanpa menyadari panggilan dari Prudence sang Editor. "Andrea?" Panggilan kedua belum direspons sampai Jolina menyikut lengan gadis itu pelan. Andre

  • Jerat Ketos Galak   Bab 178. Ancaman Baru

    Sekolah kembali dimulai setelah Thanksgiving Break berakhir dan suasana di Alveroz High berubah. Ujian semester yang semakin dekat membuat para siswa kembali tenggelam dalam rutinitas akademik. Koridor dipenuhi suara lembaran catatan, diskusi materi pelajaran dan keluhan mengenai tugas yang belum selesai. Bahkan sejak pagi, perpustakaan sudah lebih ramai dari biasanya. Namun perhatian para siswa siang itu tidak tertuju pada buku ataupun ujian. Melainkan pada Homeroom 11-D—kelas utama Andrea. Bagaimana tidak? Di dekat jendela besar yang terhubung langsung dengan koridor, Kyrran sang Ketua OSIS berdiri dengan kedua tangan di saku celananya. Sosoknya yang tinggi dan populer membuat setiap siswi yang melintas menoleh sampai berulang kali hanya untuk menatap cowok itu. Dan semua orang tahu, Kyrran sedang menunggu Andrea. Kedekatan mereka sudah tersebar di segala penjuru Alveroz High. Di dalam kelas, Andrea masih sibuk memasukkan buku-buku pelajaran dan alat tulis ke dalam tasnya

  • Jerat Ketos Galak   Bab 177. Aquarium Date Bagian III

    Bercita-cita jadi apa? Kyrran tidak segera menjawab. Alih-alih dia mengerjapkan mata pelan. Sejujurnya, ia memang tidak pernah benar-benar memikirkannya. Ketika remaja lain membayangkan diri mereka sepuluh atau dua puluh tahun di masa depan menjadi apa, Kyrran tumbuh dengan kenyataan yang berbeda. Mengetahui dirinya mengidap penyakit langka yang mematikan, Kyrran cuma punya keinginan untuk sembuh meski sungguh bosan rasanya bolak-balik rumah sakit sejak kecil. Namun saat tahu umurnya tidak akan lama—didiagnosis oleh dokter hanya bertahan paling lama 20 tahun, Kyrran hanya ingin menikmati hari-harinya yang tersisa. Bagi Kyrran, cita-cita menjadi apa—tidak perlu ia pikirkan, karena masa depannya sendiri terasa seperti sesuatu yang kabur dan jauh. Jemari Kyrran tanpa sadar mempererat genggamannya pada tangan Andrea. Dia menarik senyum tipis. "Aku mau jadi oran

  • Jerat Ketos Galak   Bab 176. Aquarium Date Bagian II

    "Kamu masih mau ngobrol sama dia?" ketus Kyrran. Tatapan tajamnya lurus ke depan. Andrea menggeleng. "Bukan begitu, kamu kuat banget pegang tangan aku, sakit…" lirih Andrea. Kyrran menunduk sejenak pada tangan mereka yang bertaut, lalu mengendurkan genggamannya. "Maaf." Tangan Andrea yang bebas menyentuh pucuk tangan Kyrran yang menggenggamnya. Lantas ia mengusapnya lembut. Seakan sudah hafal cara menenangkan Kyrran, Andrea menjinjitkan sepatunya, mendekatkan bibir ke telinga Kyrran. Cowok itu sendiri membungkuk sedikit agar Andrea tidak menjinjit susah payah. "Kamu bisa cium aku sepuasnya setelah keluar dari sini," bisik Andrea, semu merah perlahan menguasai pipinya. Seringai tipis muncul di sudut bibir Kyrran. Cowok itu balik berbisik di dekat telinga Andrea. "Aku memang berencana melakukan itu." Andrea menarik napas ringan, kemudian mengulas senyum tipis. Saat menonton mermaid show, Andrea mengeluarkan ponselnya, mengetik sejumlah kata di aplikasi notes. "Kuperhat

  • Jerat Ketos Galak   Bab 175. Aquarium Date Bagian I

    Rencana ngedate Andrea dan Kyrran yang tertunda akhirnya kesampaian hari itu. Udara akhir November menyambut mereka begitu keluar dari mobil. Di tengah cuaca yang semakin mendekati musim dingin itu, dua remaja tersebut kemudian berjalan berdampingan menuju aquarium park di pusat kota. Jemari mereka saling bertaut, seolah menjadi sumber kehangatan masing-masing. Kyrran mengenakan long coat hitam yang jatuh rapi melewati lutut. Dipadukan dengan turtleneck dan celana panjang berwarna senada. Di sampingnya, Andrea mengenakan long coat berwarna lavender pucat—warna ungu muda lembut yang membuatnya tampak kontras dengan warna pakaian Kyrran. Meski sebuah syal krem melingkari leher Andrea, beberapa helai rambut gadis itu tetap bergoyang pelan tertiup angin. Tak terkecuali Kyrran. Mereka berdua melewati gerbang utama aquarium park bersama arus pengunjung lainnya. Dalam beberapa saat, cahaya matahari perlahan digantikan oleh nuansa biru lembut yang berasal dari berbagai akuarium rak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status